BI Larang Kebun Emas Dan Angsa Emas

BI Akhirnya Melarang Teknik Berkebun Emas Dan Angsa Emas Sebab, berkebun emas sama halnya dengan berspekulasi harga emas.Menurut analis trader dan investasi emas, Mulyadi Tjung, sebetulnya bukan gadai emas atau berkebun emas yang salah, justru investor yang harus pandai-pandai menghitung kesanggupan keuangan mereka.

Bank BRI Hentikan Sementara Gadai Emas

BRI Syariah menghentikan sementara produk gadai emas hingga menunggu izin dari Bank Indonesia. BI menghentikan sementara (suspen) produk gadai emas sejak 14 Desember 2011.

Mengapa BI Larang Teknik Berkebun Emas Dan Angsa Emas

Bank Indonesia dengan tegas melarang pembiayaan gadai emas yang bertujuan untuk spekulasi, seperti halnya berkebun emas dan angsa emas. Sebab, berkebun emas sama halnya dengan berspekulasi harga emas.

Harga Emas Kembali Turun

Harga emas sedikit melandai pada Rabu, 8 Februari 2012, setelah menguat tajam pada perdagangan Selasa. Investor masih berhati-hati menyusul belum selesainya perdebatan keputusan pemberian dana talangan (bailout) untuk Yunani

Harga Emas 2012 Kembali Turun?

Penurunan emas ini berbanding terbalik dengan harga minyak yang terus meroket. Minyak mentah Brent melayang mendekati harga tertinggi dalam 10 bulan, yaitu di atas US$125 per barel, di tengah kekhawatiran meningkatnya ketegangan Iran.

Showing posts with label tempat-gadai-emas. Show all posts
Showing posts with label tempat-gadai-emas. Show all posts

Tuesday, 20 September 2011

Gadai Emas Jadi Produk Baru Bank DKI


Bagi anda yang ingin punya alternatif tempat gadai baru dengan likuid emas.saat ini Bank DKI Tengah siap meluncurkan produk gadai emas bulan depan atau sekitar  oktober 2011.
PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta (Bank DKI) menyatakan kesiapannya untuk meluncurkan produk gadai emas lewat unit usaha syariahnya. Walaupun Bank Indonesia (BI) meminta perbankan untuk menahan ekspansi pembiayaan melalui gadai emas, namun bank milik Pemda DKI ini tetap bersikeras membuka layanan tersebut.

Vice President Group Head Unit Usaha Syariah Bank DKI Harijanto, mengatakan saat ini perseroan masih dalam proses merevisi sejumlah istilah yang nantinya akan digunakan dalam gadai emas.

"Ini sesuai imbauan Bank Indonesia yang meminta bank syariah menggunakan istilah yang beda dengan Pegadaian yang telah lebih dulu menjalankan gadai syariah," kata Harijanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/9/2011).

Dikatakan Harijanto, dalam finalisasi produk tersebut nantinya tidak akan berlangsung lama. Oleh sebab itu Bank DKI melalui Unit Usaha Syariah (UUS)-nya dapat segera meluncurkan ke produk ini kepada masyarakat.

“Paling lambat bulan depan akan kami luncurkan,” ujarnya.

Hingga akhir Agustus 2011, unit usaha syariah Bank DKI telah memiliki aset sebesar Rp 930,48 miliar dengan pembiayaan hingga Rp 705 miliar. Bank DKI Syariah juga telah menghimpun dana masyarakat sebesar Rp 531,32 miliar dan membukukan laba sebesar Rp 18,32 miliar.

Sebelumnya, Bank Indonesia meminta agar bank syariah untuk membatasi portofolio dari gadai emas karena memiliki risiko yang tinggi apabila harga logam mulia tersebut anjlok.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More